Haze Meter

Haze meter mengukur jumlah cahaya yang tersebar atau tersebar saat melewati bahan transparan. Transparansi adalah penting karena suatu bahan perlu lebih atau kurang tembus pandang tergantung pada penggunaan praktisnya, mis. kantong belanjaan membutuhkan cahaya agar lebih menyebar sehingga lebih sedikit yang bisa dilihat sementara film pengemasan makanan membutuhkan cahaya agar tidak lebih tersebar sehingga isinya dapat terlihat dengan jelas. Untuk alasan seperti ini, kabut meter diperlukan untuk menentukan bahan mana yang diperlukan untuk tujuan praktis mana.

Kabut asap diukur dengan tes hamburan sudut lebar di mana cahaya tersebar di semua arah yang menghasilkan hilangnya kontras. Persentase cahaya yang ketika melewati itu menyimpang dari sinar datang lebih dari 2,5 derajat rata-rata didefinisikan sebagai kabut [1]

Kualitas tembus diukur dengan uji hamburan sudut sempit di mana cahaya tersebar dalam kisaran kecil dengan konsentrasi tinggi. Tes ini mengukur kejelasan dengan rincian yang lebih baik dapat dilihat melalui objek yang diuji.

Haze meter juga mengukur total transmisi. Total transmitansi adalah ukuran total insiden cahaya dibandingkan dengan cahaya yang sebenarnya ditransmisikan (mis. Total transmitansi). Jadi cahaya insiden mungkin 100%, tetapi karena penyerapan dan refleksi total transmitansi mungkin hanya 94%.

Data yang diperoleh dari haze meter dapat ditransfer ke PC untuk pemrosesan data lebih lanjut untuk memastikan produk yang konsisten.

Close