Brightness Tester PCE-WSB 1
PCE-WSB 1 Brightness Tester adalah pengukur derajat putih portabel yang akurat, memenuhi standar ISO 2470 & 3688. Alat ukur ini ideal untuk QC kertas, tekstil, cat, semen, dan kosmetik dengan kalibrasi mandiri untuk hasil yang konsisten dan terpercaya di laboratorium dan lapangan.
Mengenal PCE-WSB 1 Brightness Tester: Alat Ukur untuk Pengujian Profesional
- Ini alat apa? PCE-WSB 1 adalah sebuah brightness tester atau pengukur derajat putih portabel yang didesain khusus untuk mengukur tingkat kecerahan dan keputihan material berdasarkan pantulan cahaya biru (Wb = R457). Alat ini berfungsi sebagai alat ukur presisi yang mengubah parameter visual menjadi data numerik yang dapat diandalkan untuk proses quality control dan penelitian.
- Untuk apa? Alat ini digunakan untuk melakukan pengukuran objektif terhadap tingkat kecerahan (brightness) dan derajat putih pada berbagai material non-logam. Fungsinya mencakup kontrol kualitas, analisis bahan baku, dan verifikasi kesesuaian produk terhadap spesifikasi teknis atau standar internasional, memastikan konsistensi dan kualitas output produksi.
- Untuk siapa? PCE-WSB 1 sangat cocok untuk teknisi quality control, peneliti di laboratorium, dan staf produksi di berbagai industri seperti kertas & pulp, tekstil, bahan bangunan, kimia, makanan, dan kosmetik. Alat ini juga relevan bagi institusi pendidikan yang membutuhkan peralatan pengukur untuk praktikum atau penelitian di bidang ilmu material dan teknologi proses.
Teknologi yang dipakai/Kelebihan dari PCE-WSB 1 Brightness Tester
- Akurasi Tinggi Berstandar Internasional: Alat ini memenuhi standar ISO 2470 dan ISO 3688, menjamin bahwa setiap pengukuran memiliki ketepatan dan dapat diterima secara global. Dengan akurasi tampilan ±0.1 dan resolusi 0.1, alat ini memberikan data yang sangat presisi untuk mendukung keputusan kritis dalam produksi dan penelitian.
- Portabilitas dan Kemudahan Penggunaan (User-Friendly): Desainnya yang ringan, kompak, dan ditenagai baterai memungkinkan pengukuran dilakukan di mana saja, baik di lapangan pabrik, gudang, maupun di laboratorium. Layar LCD yang mudah dibaca dan operasi yang sederhana membuat alat ini dapat dioperasikan dengan cepat setelah penyetelan awal yang minimal.
- Teknologi Pengukuran Optik yang Andal: Menggunakan kondisi pengukuran cahaya 45/0 (cahaya datang 45°, pengamatan 0°) dan sumber cahaya yang mendekati A serta mensimulasikan D65. Konfigurasi ini memastikan pengukuran derajat putih cahaya biru (R457) dilakukan dengan metode yang terstandarisasi dan konsisten, mengurangi variasi akibat lingkungan.
- Kalibrasi Mandiri untuk Hasil yang Konsisten: Dilengkapi dengan set standar kalibrasi (hitam, putih, dan brilliance) yang memungkinkan pengguna melakukan adjustment atau kalibrasi DIY sesuai kebutuhan. Fitur ini sangat penting untuk mempertahankan akurasi alat ukur dari waktu ke waktu dan memastikan repeatability pengukuran, sehingga data dari hari ke hari tetap dapat diperbandingkan.
- Rentang Pengukuran Luas dan Fleksibel: Memiliki rentang pengukuran dari 0 hingga 100.0, dengan kemampuan menampilkan nilai hingga 199.9. Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk menguji berbagai material, mulai dari yang sangat gelap hingga material dengan pemutih optik (OBA) yang memiliki nilai keputihan sangat tinggi.
- Aplikasi yang Sangat Luas: Sebagai sebuah pengukur serbaguna, alat ini dapat digunakan pada puluhan material berbeda seperti kertas, kardus, pulp, tekstil, cat, plastik, semen, bubuk kimia, tepung, hingga kosmetik. Ini menjadikannya investasi yang efisien karena satu alat dapat mendukung kebutuhan pengujian di banyak departemen.
- Mendukung Proses Quality Control yang Terstruktur: Dengan kemampuan memberikan data numerik yang akurat dan dapat dilacak, alat ini menjadi dasar yang kuat untuk sistem jaminan kualitas. Hasil pengukurannya dapat didokumentasikan untuk audit, analisis trend, dan perbaikan proses berkelanjutan, mengurangi risiko produk cacat atau tidak sesuai spesifikasi.
Aplikasi Penggunaan PCE-WSB 1 Brightness Tester di Berbagai Industri
- Industri Kertas & Pulp: Untuk pengukuran kecerahan kertas, karton, dan pulp sebagai parameter kualitas utama. Alat ini menyelesaikan masalah inkonsistensi warna dan kecerahan antar batch produksi, memastikan keseragaman bahan baku untuk percetakan dan kemasan.
- Industri Tekstil: Digunakan dalam analisis derajat putih kain, benang, dan serat sebelum maupun setelah proses pemutihan. Membantu mengontrol jumlah bahan kimia pemutih yang digunakan, mengoptimalkan biaya produksi, dan mencapai warna putih yang diinginkan secara konsisten.
- Industri Cat, Pelapis, dan Tinta: Untuk mengukur kecerahan pigmen, titanium dioksida (TiO2), dan bahan pengisi. Alat ini menjadi detektor kunci dalam memastikan kekuatan tutup (hiding power) dan konsistensi warna dasar cat, sehingga hasil akhir pengecatan merata dan sesuai ekspektasi.
- Industri Bahan Bangunan & Semen: Berperan dalam quality control semen, mortar, ubin keramik, dan gypsum. Pengukuran derajat putih dapat menjadi indikator kemurnian bahan dan konsistensi campuran, yang mempengaruhi estetika produk bangunan akhir.
- Industri Plastik dan Polimer: Menganalisis tingkat kecerahan dan keputihan resin, masterbatch, dan produk plastik jadi. Membantu produsen mengontrol efek penuaan material dan memastikan produk plastik, seperti kemasan makanan, memiliki penampilan yang bersih dan menarik.
- Industri Kimia dan Bahan Baku Bubuk: Digunakan untuk mengukur talc, kaolin, kalsium karbonat, dan berbagai powder kimia lainnya. Pengukuran objektif ini menggantikan estimasi visual yang subjektif, sehingga proses pembelian bahan baku dan formulasi produk menjadi lebih terkontrol dan presisi.
- Industri Makanan dan Farmasi: Meski tidak secara langsung mengukur keamanan, alat ini dapat digunakan untuk menguji kecerahan tepung, gula, garam, dan pati sebagai indikator kemurnian dan tingkat pemurnian. Dalam kosmetik, digunakan untuk mengukur keputihan bedak dan foundation.
- Lembaga Penelitian dan Pengembangan (R&D): Menjadi alat ukur vital dalam penelitian material baru, formulasi produk, dan optimasi proses. Data yang dihasilkan mendukung validasi hipotesis dan pengembangan produk inovatif dengan spesifikasi yang terukur.
Harga PCE-WSB 1 Brightness Tester & Konsultasi Pembelian Resmi
Untuk mendapatkan penawaran harga PCE-WSB 1 Brightness Tester yang kompetitif dan detail spesifikasi lengkap, Anda dapat menghubungi tim ahli kami di +62 896-2784-2222 atau melalui halaman contact us di website kami. Kami siap membantu Anda menemukan solusi pengukuran yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi proses di industri, laboratorium, maupun institusi pendidikan Anda di seluruh Indonesia. Untuk mendapatkan penawaran harga dan konsultasi, silakan hubungi CV. Java Multi Mandiri atau +62 896-2784-2222. Anda juga dapat mengirim permintaan penawaran melalui halaman contact us.
- Measures the whiteness degree of blue light (Wb = R457)
- Meets ISO 2470 and ISO 3688 standards
- Compact, lightweight and user-friendly
- Easy-to-read liquid crystal display (LCD) screen
- Includes black, white and brilliance standards for DIY calibration
- Resolution: 0.1
- Repeat accuracy : ±0.1
- 1 x PCE-WSB 1 brightness tester
- 1 x brilliance calibration standard
- 1 x black calibration standard
- 1 x white calibration standard
- 2 x powder test boxes
- 1 x user manual
- 1 x carrying case
| General | |
|---|---|
| Measuring range | 0 … 100.0 (displays values up to 199.9) |
| Whiteness degree formula | Whiteness degree of blue light Wb = R457 |
| Light source | Approximating A; simulating D65 |
| Light measuring conditions | 45/0 |
| Display resolution | 0.1 |
| Display accuracy | ± 0.1 |
| Standards | ISO 2470; ISO 3688 |
| Display | Liquid crystal display (LCD) |
| Measuring aperture | Diameter Ø 15 mm / 0.6″ |
| Power supply | 5 x 1.5 V AA batteries |
| Operating conditions | +5 … +35 °C / +41 … +95 °F; < 85 % RH |
| Dimensions | Approx. 235 x 75 x 65 mm / 9.25 x 2.9 x 2.5″ |
| Weight | Approx. 500 g / 1.2 lbs |
Apa masalah umum di industri yang diatasi oleh PCE-WSB 1 Brightness Tester?
Masalah umum adalah ketergantungan pada penilaian visual manusia untuk menilai ‘keputihan’ atau ‘kecerahan’ material, yang sangat subjektif dan rentan variasi antar operator. Hal ini menyebabkan inkonsistensi kualitas produk antar batch, perselisihan dengan supplier, dan produk reject. PCE-WSB 1 menjadi solusi praktis dengan mengubah penilaian subjektif tersebut menjadi data angka objektif yang dapat diukur, dibandingkan, dan didokumentasikan, sehingga menciptakan standar yang jelas dan konsisten di seluruh lini produksi.
Bagaimana produk ini meningkatkan efisiensi proses atau mengurangi downtime?
Sebelumnya, pengujian sampel mungkin perlu dikirim ke lab eksternal yang memakan waktu hari, atau bergantung pada metode manual yang lambat. Dengan PCE-WSB 1 yang portabel, pengukuran dapat dilakukan langsung di line produksi dalam hitungan detik. Hasil instan ini memungkinkan operator untuk segera mengambil keputusan, seperti menyesuaikan formulasi atau parameter proses, tanpa harus menunggu. Hal ini secara signifikan mengurangi waktu tunggu (downtime) untuk analisis, mempercepat feedback loop quality control, dan mencegah produksi barang cacat dalam jumlah besar.
Bagaimana produk ini meningkatkan akurasi dan konsistensi data dibanding metode lama?
Metode lama seperti perbandingan visual dengan chart warna atau alat lama yang sudah tidak terkalibrasi sering menghasilkan pembacaan yang tidak konsisten dan rentan bias. PCE-WSB 1 mengatasi ini dengan teknologi optik terstandarisasi (kondisi 45/0) dan prosedur kalibrasi yang mudah dengan standar yang disertakan. Setiap pengukuran mengikuti protokol yang sama, mengurangi human error. Kemampuan kalibrasi mandiri juga memastikan alat tetap akurat dari waktu ke waktu, sehingga data yang dihasilkan hari ini dapat diperbandingkan secara valid dengan data bulan depan, menciptakan konsistensi yang crucial untuk analisis trend dan kontrol proses statistik (SPC).
Risiko kualitas, keselamatan, atau kepatuhan apa yang bisa dikurangi dengan alat ini?
Alat ini membantu mengurangi risiko ketidakpatuhan terhadap spesifikasi kontrak atau standar industri (seperti ISO, SNI) yang mensyaratkan parameter kecerahan tertentu. Dalam industri makanan dan kosmetik, variasi warna yang tidak terkontrol dapat dianggap sebagai cacat produk oleh konsumen. Dari sisi efisiensi, alat ini mengurangi risiko pemborosan bahan kimia pemutih (over-bleaching) atau penggunaan bahan baku yang tidak sesuai spesifikasi. Dengan data yang terukur dan dapat dilacak, perusahaan juga lebih siap menghadapi audit kualitas, mengurangi risiko penolakan produk atau denda akibat ketidaksesuaian.
Bagaimana perusahaan mengimplementasikan alat ini dalam workflow yang ada?
Implementasi dapat dimulai dengan menunjuk operator QC atau teknisi lab sebagai penanggung jawab utama. Langkah pertama adalah membuat prosedur operasi standar (SOP) sederhana untuk pengukuran dan kalibrasi rutin menggunakan alat ini. Alat dapat ditempatkan di titik pemeriksaan masuk (incoming material), proses (in-process), atau produk akhir (final inspection). Tim dari CV Java Multi Mandiri dapat memberikan panduan dasar operasi dan interpretasi hasil. Untuk integrasi yang lebih dalam, data pengukuran dapat dicatat dalam sheet kontrol untuk dianalisis lebih lanjut. Kami siap mendukung dari konsultasi awal hingga pelatihan singkat untuk memastikan alat Anda memberikan nilai maksimal.
You must be logged in to post a review.
Aman Kirim ke Seluruh Indonesia
Kami melayani pengiriman ke seluruh Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya. Setiap produk melewati proses QC (Quality Control) ketat sebelum dikirim agar sampai dengan aman dan dalam kondisi terbaik.
Estimasi Pengiriman
Produk Ready Stock: Dikirim maksimal 2 hari kerja setelah pembayaran lunas.
Produk Indent/Pre-Order: Pengiriman mengikuti estimasi masa indent yang tertera, dihitung sejak pembayaran DP.
Lacak Pesanan
Nomor resi akan kami informasikan segera setelah pesanan diproses, sehingga kamu bisa memantau status pengiriman dengan mudah.

Reviews
There are no reviews yet.