Dynamic Leeb Probe type D
Novotest Dynamic Leeb Probe Type D adalah alat uji kekerasan serbaguna dengan energi impact 11 Nmm. Solusi presisi untuk pengujian kekerasan material logam umum, komponen manufaktur, hingga sampel dengan ketebalan dan berat terbatas. Dapatkan akurasi dan daya tahan tinggi dengan indentor tungsten carbide 1600 HV.
Dalam industri manufaktur, pengecoran, dan pemeliharaan aset, pengukuran kekerasan material yang tidak akurat dapat berakibat fatal. Risiko mulai dari kegagalan komponen kritis, penurunan kualitas produk, hingga ketidakpatuhan terhadap standar keselamatan seperti ASTM A956 mengancam operasional dan reputasi perusahaan. Pengujian manual yang lambat dan rentan human error seringkali menjadi bottleneck dalam proses quality control. Novotest Dynamic Leeb Probe Type D hadir sebagai solusi revolusioner yang mengubah kompleksitas pengujian kekerasan menjadi proses yang stabil, efisien, dan terpercaya. Alat ini dirancang untuk memberikan hasil pengukuran yang konsisten dan dapat direproduksi, memastikan setiap material memenuhi spesifikasi teknis yang ketat sebelum digunakan dalam aplikasi vital.
Mengapa Novotest Dynamic Leeb Probe Type D Penting
- Fleksibilitas Pengujian Luar Biasa: Probe ini mampu menguji sampel dengan berat serendah 0.05 kg (0.2 lbs) saat dipasang pada pelat dan ketebalan minimum 3 mm (0.12 inch) saat digabungkan, menjawab tantangan pengujian pada komponen kecil atau tipis di industri otomotif dan fabrikasi.
- Akurasi dan Presisi Terjamin: Dengan ujung indentor tungsten carbide berdiameter 3 mm dan kekerasan 1600 HV, alat ini memastikan indentasi yang konsisten dan pengukuran akurat hingga 940 HV, mencakup rentang material dari aluminium lunak hingga paduan baja keras.
- Daya Tahan dan Kemandirian Operasional: Desain robust dan energi impact moderat 11 Nmm membuatnya tangguh untuk penggunaan harian di lapangan atau laboratorium. Kompatibel dengan berbagai model alat ukur Novotest, meningkatkan fleksibilitas investasi Anda.
- Kepatuhan Standar Internasional: Telah dikalibrasi untuk berbagai skala kekerasan (HRC, HB, HV, dll.) dan material (baja, stainless steel, kuningan, tembaga), serta memenuhi standar ASTM A956, memastikan data Anda diakui secara global.
Secara keseluruhan, bagi profesional di bidang quality control, inspeksi, dan laboratorium, kehadiran alat ini bukan sekadar tambahan, tetapi kebutuhan mendasar untuk memvalidasi integritas material, mengoptimalkan proses produksi, dan membangun fondasi kualitas yang kokoh untuk setiap proyek.
Teknologi/Metode
Novotest Dynamic Leeb Probe Type D mengadopsi prinsip pengujian kekerasan rebound Leeb. Sebuah bodi impact dengan ujung tungsten carbide dilepaskan dengan energi pegas yang terkontrol sebesar 11 Nmm ke permukaan material. Kecepatan rebound kemudian diukur dan dikonversi menjadi nilai kekerasan. Metode ini menawarkan kecepatan dan kemudahan yang signifikan dibandingkan metode statis tradisional seperti Brinell atau Vickers Hardness yang memerlukan preparasi sampel rumit dan waktu pengukuran lama. Komponen kuncinya adalah indentor tungsten carbide super keras yang meminimalkan keausan dan menjaga geometri indentasi tetap presisi setelah ribuan pengukuran. Perbedaan mendasar terletak pada sifatnya yang non-destruktif secara praktis, dengan ukuran indentasi yang sangat moderat (misalnya, diameter ~0.45 mm pada material 600 HV), sehingga sangat ideal untuk pengujian di lapangan dan inspeksi produk akhir tanpa merusak penampilan atau fungsi komponen.
Quality Control & Use Case
- QC Produksi: Pengujian rutin kekerasan pada batch produk di lini produksi manufaktur logam dan komponen otomotif.
- Inspeksi Penerimaan Material: Memverifikasi spesifikasi kekerasan material masuk (raw material) di gudang atau workshop fabrikasi.
- Pemeliharaan & Inspeksi Aset: Memeriksa degradasi kekerasan akibat kelelahan material pada peralatan pabrik, struktur, atau komponen mesin yang sedang beroperasi.
- Laboratorium Pengujian: Sebagai alat pendukung yang cepat dan andal untuk karakterisasi material sampel di lab industri atau pendidikan.
- Pengecoran (Foundry): Mengontrol kualitas hasil coran dengan menguji kekerasan pada berbagai titik produk cor untuk memastikan keseragaman.
Dengan prosedur pengujian yang terstandarisasi dan hasil yang langsung terbaca pada alat ukur utama, Novotest Leeb Probe Type D membantu menciptakan sistem quality control yang konsisten. Data yang akurat dan dapat dilacak mendukung keputusan teknis yang tepat, memastikan kepatuhan terhadap spesifikasi desain, dan pada akhirnya mengurangi risiko kegagalan produk serta klaim garansi.
Fitur Unggulan
- Energi Impact Optimal 11 Nmm: Dirancang khusus untuk pengujian kekerasan umum (general-purpose), memberikan keseimbangan sempurna antara kedalaman penetrasi yang memadai dan dampak minimal pada permukaan sampel.
- Indentor Tungsten Carbide Berkualitas Tinggi: Diameter 3 mm dengan kekerasan 1600 HV menjamin keawetan ekstrem dan ketahanan terhadap deformasi, menjaga akurasi pengukuran dalam jangka panjang.
- Rentang Pengukuran Luas: Mampu mengukur kekerasan hingga 940 HV, mencakup spektrum material yang sangat beragam dari logam non-ferrous hingga paduan baja keras dan besi cor.
- Fleksibilitas Sampel Tak Tertandingi: Dapat menguji sampel dengan berat sangat ringan (0.05 kg) dan ketebalan tipis (3 mm) berkat opsi pemasangan coupled, solusi ideal untuk komponen kecil dan presisi.
- Kompatibilitas Luas: Dapat dipasangkan dengan berbagai model alat ukur Novotest seperti T-UD3, T-D3, T-UD2, dan T-D2, memberikan fleksibilitas maksimal bagi pengguna yang telah memiliki perangkat utama.
- Didukung Kalibrasi Lengkap: Sudah terkalibrasi untuk berbagai skala (HRC, HB, HV, MPa) dan material umum, serta memungkinkan kalibrasi khusus untuk memenuhi kebutuhan pengujian yang unik.
- Desain Tangguh untuk Lingkungan Lapangan: Dapat beroperasi dalam rentang suhu -20 C hingga 50 C dan kelembaban 30-80% RH, siap menghadapi kondisi kerja yang menantang di plant atau site inspeksi.
Pengguna Ideal
Alat ini sangat cocok digunakan oleh Teknisi Quality Control dan Inspektor di industri manufaktur logam, otomotif, dan pengecoran yang membutuhkan alat uji kekerasan yang cepat dan andal untuk pemeriksaan rutin. Engineer dan Konsultan material yang terlibat dalam analisis kegagalan atau validasi spesifikasi juga akan sangat terbantu. Selain itu, laboratorium pengujian industri dan institusi pendidikan yang memerlukan alat peraga atau instrumentasi untuk praktikum pengujian material merupakan pengguna ideal lainnya yang memanfaatkan fleksibilitas dan keakuratan alat ini.
Cara Pakai Singkat
1. Pastikan alat ukur utama (seperti Novotest T-UD3) dan Probe Type D dalam kondisi baik dan telah dikalibrasi. 2. Persiapkan permukaan sampel uji; bersihkan dari karat, cat, atau lapisan lain hingga mencapai material dasar. 3. Pasang Probe Type D ke alat ukur utama melalui konektor kabel yang tersedia. 4. Untuk sampel kecil/ringan, gunakan support ring atau metode coupled pada pelat pendukung sesuai petunjuk manual. 5. Tekan probe secara tegak lurus dan stabil ke permukaan sampel hingga terdengar atau terasa mekanisme impact terpicu. 6. Baca nilai kekerasan yang langsung ditampilkan pada layar alat ukur utama dalam skala yang diinginkan (HRC, HV, dll.). 7. Catat hasil pengukuran dan lakukan pembersihan ujung indentor dengan nylon brush yang disediakan untuk persiapan pengukuran berikutnya.
FAQ Singkat
Q: Seberapa akurat hasil pengukuran dengan Probe Type D ini? A: Akurasi sangat tinggi, dengan toleransi +/-4 HLD, +/-2 HRC, dan +/-15 HV. Akurasi ini tercapai berkat desain mekanis yang presisi dan indentor tungsten carbide yang menjaga konsistensi impact.
Q: Apakah probe ini perlu dikalibrasi ulang secara berkala? A: Ya, seperti alat ukur presisi lainnya, kalibrasi berkala disarankan untuk memastikan akurasi berkelanjutan. CV Java Multi Mandiri dapat memberikan rekomendasi jadwal kalibrasi dan layanan terkait.
Q: Bagaimana perawatan rutin untuk probe ini? A: Perawatan utamanya adalah menjaga kebersihan ujung indentor tungsten carbide menggunakan sikat nylon yang disertakan. Hindari benturan keras pada bodi probe dan simpan dalam kondisi kering.
Q: Dapatkah probe ini menguji material selain logam? A: Prinsip Leeb umumnya dikembangkan untuk logam. Probe Type D telah terkalibrasi untuk berbagai logam ferrous dan non-ferrous. Untuk material seperti plastik keras atau komposit, konsultasi teknis lebih lanjut diperlukan.
Q: Apakah tersedia spare part seperti support ring atau indentor? A: Ya, CV Java Multi Mandiri sebagai distributor menyediakan spare part asli seperti spare support ring dan set support ring khusus, serta menawarkan layanan purna jual yang lengkap.
Harga & Konsultasi
Untuk mendapatkan penawaran harga kompetitif Novotest Dynamic Leeb Probe Type D yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri Anda, serta konsultasi teknis mengenai integrasinya dengan peralatan uji kekerasan yang ada, jangan ragu untuk menghubungi tim ahli kami. Sebagai distributor resmi Novotest di Indonesia, CV Java Multi Mandiri siap mendukung Anda dengan solusi alat uji dan ukur yang terpercaya. Dapatkan informasi detail spesifikasi, ketersediaan stok, dan penawaran harga terbaik dengan menghubungi WhatsApp kami di +62 896-2784-2222 atau melalui email ke quotations@jvm.co.id. Hubungi CV. Java Multi Mandiri atau WhatsApp di +62 896-2784-2222. Anda juga dapat mengirim permintaan penawaran melalui halaman Contact Us.
| Application | For the majority of hardness testing requirements |
|---|---|
| Compatible models | T-UD3 (Lab), T-D3 (Lab), T-UD2 (Lab), T-D2 (Lab) |
| Dimensions, mm | 147*20 |
| Indenter type | Tungsten carbide |
| Materials | . Precalibrated for steel, alloy steel, cast iron, stainless steel, aluminum, bronze, brass, copper. Can be calibrated for any other |
| Measurement accuracy | . HLD: +/-4. HRC: +/-2. HB: +/-10. HV: +/-15 |
| Measuring range | . HLD: 300~800. HRC: 20~70. HB: 90~650. HV: 230~940. Tensile strength, MPa: 370~1740. User calibrations for any range (for example: HV10-940) |
| Operating environment | Temperature: -20 C ~ 50 CHumidity: 30% ~ 80% R.H |
| Scales | . Precalibrated for HRC, HRA, HRB, HB, HV, MPA. Can be calibrated for any other (Shore HS, etc.) |
| Standard | ASTM A956 |
| Test object requirements | .Minimumsampleweight:Of compact shape: 5 kg (11 lbs).On solid support: 2 kg (4.5 lbs).Coupled on plate: 0.05 kg (0.2 lbs)..Minimum sample thickness:Uncoupled: 25 mm (0.98 inch).Coupled: 3 mm (0.12 inch).Surface layer thickness: 0.8 mm (0.03 inch)..Material:low, fine and medium grained ferrous and non-ferrous metals |
| Type | Leeb D |
| Weight (with cable), g | 100 |
- Versatility
- Durability
- Precision
- General-purpose testing
- Set of support rings for Leeb D probe
- Spare basic support ring
- Spare impact body
- Leeb D type probe – 1pc.
- Cable
- Spare support ring
- Nylon brush for probe cleaning
- Test certificate
- Package
Apa masalah umum di industri manufaktur logam yang diatasi oleh Probe Type D ini?
Masalah utamanya adalah ketidakmampuan menguji komponen kecil, tipis, atau dengan geometri kompleks secara cepat dan akurat di lapangan. Probe Type D dengan opsi coupled-nya memungkinkan pengujian pada sampel ringan (0.05 kg) dan tipis (3 mm), mengeliminasi kebutuhan untuk memotong sampel besar yang merusak dan mahal.
Bagaimana produk ini meningkatkan efisiensi proses atau mengurangi downtime?
Dibanding metode lab yang membutuhkan pengiriman sampel dan waktu tunggu lama, Probe Type D memberikan hasil instan di tempat (on-site). Ini menghilangkan bottleneck dalam proses QC, mempercepat keputusan penerimaan material, dan mengurangi downtime produksi karena menunggu hasil uji.
Bagaimana akurasi dan konsistensi data pengukuran ditingkatkan dibanding metode manual lama?
Metode manual sering bergantung pada operator dan rentan variasi. Probe Type D mengotomatiskan proses impact dan pengukuran kecepatan rebound dengan sensor elektronik, menghasilkan pembacaan digital yang objektif dan konsisten, serta meminimalkan human error dalam interpretasi.
Risiko kualitas atau kepatuhan apa yang bisa dikurangi dengan menggunakan alat ini?
Alat ini membantu mengurangi risiko penggunaan material di bawah spesifikasi yang dapat menyebabkan kegagalan komponen dan ketidakpatuhan terhadap standar keselamatan seperti ASTM. Data pengukuran yang akurat dan terdokumentasi menciptakan jejak audit (audit trail) untuk quality assurance dan compliance.
Bagaimana perusahaan dapat mengimplementasikan alat ini dalam workflow yang ada?
Implementasinya mudah. Alat dapat dioperasikan oleh teknisi QC setelah pelatihan singkat. Integrasinya dengan alat ukur Novotest yang ada juga mulus. Tim kami di CV Java Multi Mandiri dapat memberikan panduan teknis, pelatihan operator, dan dukungan untuk memastikan transisi yang efektif dan pemanfaatan maksimal.
You must be logged in to post a review.
MAECENAS IACULIS
Vestibulum curae torquent diam diam commodo parturient penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse parturient a.Parturient in parturient scelerisque nibh lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendrerit et pharetra fames nunc natoque dui.
ADIPISCING CONVALLIS BULUM
- Vestibulum penatibus nunc dui adipiscing convallis bulum parturient suspendisse.
- Abitur parturient praesent lectus quam a natoque adipiscing a vestibulum hendre.
- Diam parturient dictumst parturient scelerisque nibh lectus.
Scelerisque adipiscing bibendum sem vestibulum et in a a a purus lectus faucibus lobortis tincidunt purus lectus nisl class eros.Condimentum a et ullamcorper dictumst mus et tristique elementum nam inceptos hac parturient scelerisque vestibulum amet elit ut volutpat.

Reviews
There are no reviews yet.