Concrete Hardness Tester PCE-HT-225A

PCE-HT-225A Concrete Hardness Tester / Rebound Hammer Swiss adalah alat ukur kekerasan dan perkiraan kuat tekan beton yang heavy-duty, mudah digunakan, dan dikalibrasi pabrikan. Cocok untuk quality control di proyek konstruksi, inspeksi struktur, dan laboratorium material. Dapatkan akurasi dan ketahanan alat yang terpercaya.

Description

Mengenal PCE-HT-225A Concrete Hardness Tester: Alat Ukur untuk Pengujian Profesional

  • Ini alat apa? PCE-HT-225A adalah alat ukur kekerasan beton (concrete hardness tester) atau dikenal juga sebagai rebound hammer atau palu Swiss (Swiss hammer). Alat ini dirancang khusus untuk mengukur kekerasan permukaan material dan memberikan estimasi kuat tekan (compressive strength) pada beton, batu, dan material konstruksi lainnya dengan metode rebound yang terstandarisasi.
  • Untuk apa? Alat ini digunakan untuk melakukan pengujian non-destruktif secara cepat di lapangan guna menilai kualitas, konsistensi, dan kekuatan struktur beton. Hasil pengukuran rebound value dapat dikonversi menjadi estimasi kuat tekan dalam satuan MPa, kg/cm², atau psi, sehingga sangat vital untuk quality control, evaluasi struktur lama, dan pemeriksaan rutin.
  • Untuk siapa? Rebound hammer ini merupakan solusi ideal bagi kontraktor bangunan, konsultan pengawas proyek (supervisi), engineer sipil, teknisi laboratorium pengujian material, serta pihak yang bertanggung jawab dalam inspeksi dan pemeliharaan infrastruktur beton. Alat ini menjawab kebutuhan akan alat ukur yang portabel, akurat, dan tahan lama untuk mendukung proses analisa dan pemeriksaan di lapangan.

Teknologi yang dipakai/Kelebihan dari PCE-HT-225A Concrete Hardness Tester

  • Konstruksi Heavy-Duty dan Tahan Lama: Dibangun dengan material berkualitas tinggi, PCE-HT-225A dirancang untuk ketahanan jangka panjang (built to last) di lingkungan lapangan yang keras. Konstruksi yang kokoh ini meminimalkan risiko kerusakan dan mengurangi biaya penggantian alat, menjadikannya investasi yang hemat untuk operasional pengujian yang intensif.
  • Dikalibrasi Pabrikan untuk Akurasi Terjamin: Setiap unit telah melalui proses kalibrasi oleh pabrikan sebelum dikirim, memastikan ketepatan dan akurasi pengukuran sejak pertama kali digunakan. Hal ini sangat krusial untuk menghasilkan data yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses quality control dan analisa material.
  • Pengoperasian yang Mudah dan Hasil Cepat: Dengan prinsip kerja rebound yang sederhana, alat ini dapat dioperasikan dengan mudah setelah pelatihan singkat. Pengukuran kekerasan beton dapat dilakukan dengan cepat, memungkinkan pengambilan data yang efisien di banyak titik tanpa mengganggu proses konstruksi atau memerlukan waktu persiapan yang lama.
  • Impact Energy Spesifik dan Terstandarisasi: Dilengkapi dengan impact energy sebesar 2.207 J (1.6278 ft-lb) dan impact stroke 75 mm, yang merupakan parameter standar untuk pengujian rebound. Spesifikasi teknis ini memastikan pengukuran sesuai dengan metode yang diakui secara internasional, sehingga hasilnya lebih reliable dan dapat dibandingkan.
  • Rentang Pengukuran yang Luas: Memiliki test range yang komprehensif dari 10 hingga 60 MPa (setara dengan 100-600 kg/cm² atau 1450-8702 psi). Rentang ini mencakup berbagai kelas kekuatan beton, mulai dari beton normal (seperti B 25) hingga beton dengan kekuatan tinggi (seperti B 55), memenuhi kebutuhan pengujian di hampir semua aplikasi konstruksi.
  • Hasil Terkait Langsung dengan Kuat Tekan: Nilai rebound yang terbaca memiliki korelasi langsung dengan estimasi kuat tekan material. Dengan menggunakan grafik konversi yang tersedia (termasuk untuk konversi ke psi), pengguna dapat mengklasifikasikan kekuatan beton dengan cepat dan akurat, mendukung pengambilan keputusan di lapangan.
  • Dukungan Aksesori untuk Verifikasi: Tersedia optional test anvil yang dapat dibeli terpisah sebagai alat untuk verifikasi dan pengecekan akurasi alat secara berkala. Ini merupakan bagian penting dari maintenance untuk memastikan performa alat ukur tetap optimal sepanjang waktu pemakaian.

Aplikasi Penggunaan PCE-HT-225A Concrete Hardness Tester di Berbagai Industri

  • Proyek Konstruksi dan Sipil: Untuk quality control rutin pada pengecoran kolom, balok, pelat lantai, dan pondasi. Alat ini membantu memastikan beton yang dicor telah mencapai kekuatan yang disyaratkan dalam desain (seperti B 25, B 30, dll) sebelum dilakukan pembebanan berikutnya, mengurangi risiko kegagalan struktur.
  • Kontraktor Bangunan dan Pembangunan Perumahan: Digunakan untuk memverifikasi kualitas material beton yang datang dari supplier (readymix) dan memeriksa hasil curing di lokasi proyek. Ini menjadi alat detektor dini jika terdapat ketidakseragaman mutu beton pada elemen struktur yang berbeda.
  • Konsultan Supervisi dan Pengawas Proyek: Sebagai alat independen untuk melakukan inspeksi dan penilaian terhadap pekerjaan beton yang dilakukan oleh kontraktor. Hasil pengukuran yang objektif dari rebound hammer ini menjadi data pendukung dalam laporan pemeriksaan dan evaluasi kepatuhan terhadap spesifikasi teknis.
  • Laboratorium Pengujian Material (Testing Lab): Sebagai pelengkap alat uji tekan destruktif di lab. PCE-HT-225A dapat digunakan untuk survei awal atau pengujian lapangan sebelum mengambil sampel inti (core drill) untuk uji tekan, sehingga pengambilan sampel menjadi lebih terarah dan efisien.
  • Pemeliharaan dan Inspeksi Infrastruktur: Untuk penilaian kondisi jembatan, gedung tua, terowongan, atau struktur beton lainnya. Alat ini membantu mengevaluasi tingkat deteriorasi, kekerasan permukaan setelah terjadi kerusakan, atau kekuatan beton existing sebelum renovasi atau penambahan beban.
  • Industri Precast dan Beton Pracetak: Pada produksi panel beton, tiang pancang, atau u-ditch, alat ini digunakan untuk quality control produk jadi sebelum pengiriman. Pengujian kekerasan memberikan gambaran konsistensi kuat tekan dari batch produksi yang berbeda.
  • Pendidikan dan Penelitian di Bidang Teknik Sipil: Dijadikan sebagai alat peraga dan penelitian untuk mahasiswa atau peneliti yang mempelajari sifat material beton, pengaruh campuran, atau metode pengujian non-destruktif. Keakuratan dan kemudahan penggunaannya mendukung kegiatan penelitian dan praktikum.
  • Audit dan Investigasi Kegagalan Struktur: Dalam kasus keretakan atau kegagalan konstruksi, rebound hammer dapat digunakan sebagai bagian dari investigasi awal untuk memetakan variasi kekuatan beton di area yang bermasalah, memberikan data pendukung untuk analisa penyebab lebih lanjut.

Harga PCE-HT-225A Concrete Hardness Tester & Konsultasi Pembelian Resmi

Untuk mendapatkan penawaran harga PCE-HT-225A Concrete Hardness Tester yang kompetitif dan detail spesifikasi lengkap, Anda dapat menghubungi tim ahli kami. Sebagai distributor resmi alat uji dan ukur terpercaya, kami di +62 896-2784-2222 atau melalui halaman contact us di website kami untuk informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan stok, garansi resmi, dan layanan purna jual seperti kalibrasi. Untuk mendapatkan penawaran harga dan konsultasi, silakan hubungi CV. Java Multi Mandiri atau +62 896-2784-2222. Anda juga dapat mengirim permintaan penawaran melalui halaman contact us.

Highlights
  • Employs mechanical rebound test method – no digital components
  • Kg/cm², psi, and MPa conversion tables on back of instrument and in user manual
  • Manufacturer calibrated – ISO calibration certificate available as an option (see accessories)
  • Ideal for use in construction, structural engineering and material strength testing
  • Includes two-year warranty against manufacturer defects
  • Optional test anvil to verify accuracy listed under accessories
Delivery Scope
  • 1 x PCE-HT-225A concrete hardness tester
  • 1 x Grindstone for rough surfaces
  • 1 x User manual
  • 1 x Carrying case
SPESIFIKASI
General
Test range 10 … 60 MPa or 100 … 600 kg/cm² or 1450 … 8702 psi
Impact energy 2.207 J or N-m / 1.6278 ft-lb
Impact stroke 75 ± 0.3 mm / 2.95 ± 0.012 in
Spring rigidity 785 J or N-m / 578.99 ft-lb
Average rebound value (for calibration) 80 ± 2
Radius of spherical tip 25 ± 1 mm / 0.99 ± 0.04 in
Adhesion of the measurement tip 0.65 … 0.15 N
Rebound value range 0 to 100 (without dimensions)
Conversion tables On back of instrument and in user manual; to convert rebound values indicated to kg/cm² and MPa (with introduction of impact angle)
Weight Approx. 1 kg / 2.21 lbs
Dimensions Approx. 66 x 280 mm / 2.6 x 11.02 in
FAQ

Apa masalah umum di proyek konstruksi yang dapat diatasi alat ini?

Masalah umumnya adalah ketidakpastian terhadap kekuatan beton yang telah dicor di lapangan, apakah sudah memenuhi spesifikasi desain (misalnya B 30) sebelum dilakukan pembebanan berikutnya. Metode uji tekan konvensional di lab memakan waktu lama dan destruktif. PCE-HT-225A menjadi solusi praktis dengan memberikan estimasi kuat tekan secara non-destruktif, cepat, dan langsung di lokasi, sehingga progress proyek tidak terhambat dan kualitas terkontrol.

Bagaimana alat ini meningkatkan efisiensi proses atau mengurangi downtime?

Sebelumnya, menunggu hasil uji tekan sampel silinder beton dari laboratorium bisa memakan waktu hari, mengakibatkan waiting time atau risiko melanjutkan pekerjaan dengan data yang belum pasti. Dengan rebound hammer, pengukuran dapat dilakukan dalam hitungan menit per titik. Situasi ‘setelah’ menjadi lebih efisien: pengawas proyek dapat segera mengevaluasi kekuatan beton, memutuskan apakah boleh lanjut ke tahap berikutnya (seperti stripping bekisting), sehingga menghemat waktu dan biaya penundaan proyek secara signifikan.

Bagaimana produk ini meningkatkan akurasi dan konsistensi data dibanding metode lama?

Metode penilaian kekerasan beton secara subjektif (seperti diketuk dengan palu biasa) sangat tidak konsisten dan tidak terukur. PCE-HT-225A menyelesaikan masalah ini dengan memberikan pembacaan numerik yang objektif (rebound value) yang telah dikalibrasi dan distandarisasi. Alat ini mengurangi variasi antar-operator dan menghasilkan data yang konsisten, dapat direplikasi, serta dapat dikonversi ke estimasi kuat tekan yang lebih terpercaya untuk keputusan teknis.

Risiko kualitas, keselamatan, atau kepatuhan apa yang bisa dikurangi dengan alat ini?

Penggunaan alat ini membantu mengurangi risiko kegagalan struktur dini akibat penggunaan beton yang belum mencapai kekuatan yang cukup. Dari sisi kepatuhan, alat ini mendukung pemenuhan standar pengujian non-destruktif dan prosedur quality control yang baik. Dengan data pengukuran yang terdokumentasi, proses audit dan penjaminan mutu menjadi lebih terkontrol dan traceable, meminimalkan risiko hukum dan teknis di kemudian hari.

Bagaimana perusahaan mengimplementasikan alat ini dalam workflow yang ada?

Implementasinya cukup sederhana. Alat ini sebaiknya dioperasikan oleh teknisi lapangan, quality control officer, atau pengawas proyek yang telah mendapatkan pelatihan singkat mengenai teknik pengukuran yang benar (seperti posisi, tekanan, dan pemilihan titik uji). Kami dari CV Java Multi Mandiri dapat mendukung implementasi dengan memberikan panduan penggunaan, grafik konversi, dan konsultasi mengenai interpretasi hasil. Integrasikan pengujian rebound hammer sebagai langkah rutin dalam checklist inspeksi beton setelah curing tertentu.

Reviews (0)

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Concrete Hardness Tester PCE-HT-225A”
Shipping and Delivery

Aman Kirim ke Seluruh Indonesia

Kami melayani pengiriman ke seluruh Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya. Setiap produk melewati proses QC (Quality Control) ketat sebelum dikirim agar sampai dengan aman dan dalam kondisi terbaik.

Estimasi Pengiriman

Produk Ready Stock: Dikirim maksimal 2 hari kerja setelah pembayaran lunas.

Produk Indent/Pre-Order: Pengiriman mengikuti estimasi masa indent yang tertera, dihitung sejak pembayaran DP.

Lacak Pesanan

Nomor resi akan kami informasikan segera setelah pesanan diproses, sehingga kamu bisa memantau status pengiriman dengan mudah.